TAK PERLU KHAWATIR   KENALI GEJALA DAN CARA MENGATASI ALERGI SEAFOOD

 

Siapa di antara kalian yang gemar mengonsumsi seafood atau olahan makanan dari laut, seperti kepiting, lobster, cumi-cumi, atau ikan salmon ? makanan tersebut menjadi menu favorit banyak orang karena memiliki cita rasa yang berbeda dari daging ayam atau daging sapi yang dikonsumsi biasanya. Selain cita rasa lezat, makanan tersebut juga menjadi favorit karena kandungan protein yang tinggi sangat diperlukan bagi kesehatan tubuh, salah satunya omega 3. Namun, tidak semua orang dapat mengonsumsi makanan tersebut, karena dapat menyebabkan reaksi alergi setelah beberapa menit atau jam setelah mnegonsumsi makanan tersebut. Ya, seseorang tersebut mengalami alergi seafood yang merupakan kondisi abnormal yang terjadi pada sistem kekebalan tubuh terhadap protein seafood yang dikonsumsi.  Kondisi tersebut dapat tejadi dengan secara ringan sampai serius yang memerlukan penanganan tim medis dengan cepat.

Alergi seafood tidak dapat diprediksi terjadi pada usia muda atau tua. Meski sebagian besar alergi dimulai pada usia anak-anak ,tetapi tidak menutup kemungkinan orang dewasa  bahkan orang tua dapat mengalami alergi. Timbulnya alergi juga tidak dapat diprediksi, seseorang dapat secara tiba-tiba mengalami alergi karena mengonsumsi seafood yang sebelumnya tidak pernah mengalami permasalahan tersebut. Tentu apabila hal tersebut terjadi, anda akan sangat terganggu. Hal yang terpenting ialah anda tidak perlu kebingungan  mengambil tindakan. Anda juga tidak perlu khawatir, yuk ketahui gejala alergi seafood berikut ini:

  1. Terjadi perubahan pada kuit, seperti: kulit menjadi kering (eksim), muncul ruam merah, dan timbul rasa gatal.
  2. Terjadi gangguan pada pencernaan, seperti perut terasa mual, sembelit, diare, sampai muntah.
  3. Mengi, hidung terasa tersumbat, dan kesulitan bernafas atau sesak napas.
  4. Raut muka terlihat pucat.
  5. Terjadi pembengkakan di wajah, bibir lidah, dan tenggorokan.
  6. Kepala pusing terasa pusing sampai memicu terjadinya pingsan.
  7. Penurunan tekanan darah secara drastis.
READ  Hal Sepele yang Menyebabkan Cantengan

Dari beberapa gejala tersebut, anda tidak perlu khawatir berlebihan. Jika terjadi alergi olahan makanan dari laut, sebisa mungkin anda tidak mengonsumsi seafood untuk mencegah terjadinya alergi. Selain itu, anda harus menghindari lokasi yang terdapat seafood karena ada kemungkinan anda alergi timbul hanya karena anda mencium bau seafood. Berikut ini cara mengatasi alergi seafood:

  1. Cermat memerhatikan label kemasan

Cara ini dapat anda lakukan ketika anda berbelanja dan akan membeli olahan makanan dari laut yang instan atau cepat saji. Atau bahan makanan lain yang mengandung bahan olahan makanan dari laut. Usahakan untuk membedakan dan memilah dengan cermat makanan atau bahan makanan yang aman dan terhindar dari bahan olahan makanan dari laut.

  1. Mengenali bahan makanan
READ  Tips Mengobati CTS (Carpal Tunnel Syndrome)

Jika anda membeli makanan di restoran, tidak salah jika anda memilah menu dan menanyakan atau meminta agar menu yang dipesan tidak mengandung olahan makanan dari laut.

  1. Hindari lokasi yang menjual atau mengolah seafood

Sebagian orang dapat dengan segera mengalami alergi seafood hanya karena bersentuhan, menghirup bau olahan makanan laut. Hal yang harus dilakukan yakni sebisa mungkin menghindari lokasi-lokasi yang menjual atau mengolah  makanan tersebut.

Nah, jika setelah mengonsumsi seafood anda mengalami reaksi berlebihan yang tidak biasa terjadi, anda tidak perlu khawatir berlebihan dan gegabah mengambil tindakan. Hal tersebut penting, agar tidak terjadi salah penanganan dan menghindari hal-hal fatal. Jika gejala mulai muncul segera periksakan ke tim medis  agar mendapatkan penanganan yang tepat. Lakukan pencegahan sendiri dan selalu selektif terhadap olahan makanan yang akan anda konsumsi.

READ  Seberapa Bahaya Candidiasis?

 

Sumber gambar: halodoc.com